Sebut Ketua SMSI Bangka Caplok Pantai Bio, Berita Merdeka Today Tunjukkan Ketidakprofesionalan Jurnalis Tanpa Sertifikasi

BANGKA, PERKARA NEWS.COM – Untuk kesekian kalinya, portal media online Merdeka Today (merdekatoday.id) kembali memproduksi pemberitaan yang melenceng jauh dari fakta objektif dan kaidah jurnalistik yang semestinya. Kali ini, tuduhan tak mendasar diarahkan kepada Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bangka, Ahmad Wahyudi yang akrab disapa Yuko, terkait pengelolaan sarana publik di Pantai Bio, Dusun Bedukang, Kabupaten Bangka.

 

Pemberitaan miring tersebut secara gamblang menyebutkan bahwa oknum wartawan bernama Yuko telah “mencaplok” pengelolaan Pantai Bio atau Pulau Tiga tanpa melibatkan warga setempat. Tuduhan ini dinilai tidak hanya menyerang kehormatan pribadi, melainkan juga menyinggung institusi SMSI serta mencederai iklim pers yang sehat di Kepulauan Bangka Belitung.

 

Bacaan Lainnya

Penelusuran dan bukti dokumen di lapangan menunjukkan realitas yang bertolak belakang secara diametral dengan narasi yang dibangun oleh pihak Merdeka Today. Keberadaan plang SMSI dan aktivitas di Pantai Bio merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja resmi organisasi yang bertajuk “Siber Green Day”.

 

Program Siber Green Day tersebut merupakan gerakan nyata penghijauan, kebersihan, dan pembenahan kawasan pesisir guna merangsang pertumbuhan sektor pariwisata daerah. Jauh dari kata “mencaplok” secara liar, seluruh rangkaian kegiatan ini telah mengantongi restu yuridis dan administratif dari otoritas wilayah setempat.

 

• Surat Perizinan Resmi: Diterbitkan secara sah oleh Kepala Desa (Kades) setempat dan disetujui penuh oleh Camat.

 

• Dukungan Birokrasi: Dihadiri dan didukung langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka yang ikut turun ke lokasi untuk melakukan aksi nyata.

 

• Aksi Sosial Keagamaan: Selain membersihkan pesisir pantai, pengurus SMSI Bangka secara gotong-royong membersihkan peralatan sholat dan fasilitas ibadah di mushola setempat yang kondisinya sempat terbengkalai dan ditutupi debu tebal.

 

Berdasarkan catatan rekam jejak pemberitaan, wartawan Merdeka Today yang diketahui bernama Salman Al alias Caul, disinyalir kuat kerap memanfaatkan ruang redaksi untuk kepentingan atau sentimen tertentu. Sebelum polemik Pantai Bio ini mencuat, oknum jurnalis bersangkutan diketahui berulang kali memproduksi narasi kontraproduktif dan hoaks.

 

Tindakan tersebut kerap muncul setiap kali media Perkara News menerbitkan pemberitaan kritis yang menyoroti evaluasi sistem pemerintahan serta pengunaan anggaran di lingkungan Pemkot Pangkalpinang yang dipimpin oleh Profesor Udin.

 

Tindakan menyerang balik secara personal dengan memutarbalikkan fakta kegiatan sosial menjadi isu “pencaplokan lahan” dinilai sebagai langkah yang tidak etis, tidak profesional, serta melanggar Pasal 1 dan Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik (KEJ) mengenai kewajiban jurnalis untuk menguji informasi, menyajikan berita secara berimbang, dan tidak beriktikad buruk.

 

Menyikapi pelanggaran serius ini, pihak SMSI Kabupaten Bangka secara tegas menuntut manajemen dan redaksi media online Merdeka Today untuk segera melakukan verifikasi, meralat kekeliruan, serta memuat hak jawab secara proporsional sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Lebih lanjut, setelah ditelusuri melalui sistem database pers, oknum wartawan bersangkutan (Salman Al alias Caul) disinyalir kuat belum memiliki sertifikasi kompetensi (Uji Kompetensi Wartawan/UKW) yang sah di Indonesia. Hal ini memperjelas alasan mengapa produk tulisan yang dihasilkan kerap mengabaikan asas konfirmasi (check and recheck) dan gagal mencerminkan standar etika jurnalis profesional.

 

SMSI Bangka menegaskan bahwa program Siber Green Day akan tetap berjalan demi kelestarian lingkungan dan kemajuan pariwisata Kabupaten Bangka, serta tidak akan mundur menghadapi segala bentuk intimidasi maupun pembunuhan karakter lewat media yang tidak kredibel. (Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *