811 Santri TPQ se-Kota Pangkalpinang Diwisuda, Kemenag Tekankan Pentingnya Kemampuan Membaca Al-Qur’an

PANGKALPINANG, PERKARANEWS.COM – Sebanyak 811 santri dan santriwati dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kota Pangkalpinang mengikuti prosesi Wisuda ke-XVI yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Kamis (21/5/2026).

 

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Asisten Walikota Pangkalpinang yang juga menjabat sebagai Plt Bakeuda, Saparudin, mewakili Pemerintah Kota Pangkalpinang.

 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para orang tua yang telah berkontribusi dalam membimbing anak-anaknya untuk mempelajari Al-Qur’an.

 

Ia menegaskan bahwa mendidik anak untuk mencintai Al-Qur’an merupakan investasi amal jariyah yang luar biasa bagi orang tua.

 

“Setiap tahun kita menghantarkan anak-anak kita. Mudah-mudahan doa kita dikabulkan oleh Allah SWT, agar anak-anak kita menjadi generasi yang saleh dan salihah,” ujar Firmantasi.

 

Ia juga menyoroti kebijakan daerah yang mewajibkan anak-anak untuk mengaji sebagai langkah konkret pemerintah dalam membangun karakter generasi muda yang religius. Menurutnya, program ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

 

 

Salah satu poin penting yang ditegaskan oleh H. Firmantasi dalam wisuda kali ini adalah pentingnya kualitas santri dalam membaca Al-Qur’an. Ia meminta kepada seluruh lembaga TPQ untuk melakukan pengujian secara ketat dan tidak sekadar mengandalkan hafalan.

 

“Jangan sampai anak-anak kita hanya sekadar menghafal. Ketika pindah halaman atau surat, mereka harus tetap bisa membaca dengan lancar. Pastikan ketika dites, Al-Qur’an dibolak-balik halamannya, karena bahaya jika mereka hanya menghafal tapi tidak mengenal hurufnya,” tegasnya.

 

Kemenag Kota Pangkalpinang berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an. Selain aspek religius, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di lembaga keagamaan juga menjadi fokus agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.

 

Wisuda ke-XVI ini menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara orang tua, pengurus TPQ, dan pemerintah dalam mencetak generasi penerus Pangkalpinang yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat melalui pemahaman Al-Qur’an. (Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *