Panglima Hidayat Arsani Buka Forbisda 2026: HIPMI Babel Harus Jadi Petarung Ekonomi, Bukan Sekadar Jual Pempek!

PANGKALPINANG, PERKARANEWS.COM – Gubernur Bangka Belitung yang akrab disapa Panglima, Hidayat Arsani, memberikan pesan menohok saat membuka Forum Bisnis Daerah (Forbisda) 2026 BPD HIPMI Bangka Belitung di Hotel Santika Bangka, Jumat (15/05/2026). Dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos namun penuh makna, Hidayat menantang kader HIPMI untuk naik kelas menjadi pemain ekspor dan pengelola sumber daya alam (SDA).

 

Dalam sambutannya, tokoh senior yang juga pernah menjabat sebagai Ketua HIPMI (dahulu disebut Hikmi) di era 60-an ini bernostalgia tentang perjuangannya membangun organisasi pengusaha di Bumi Serumpun Sebalai.

 

Bacaan Lainnya

“Tahun 67 saya sudah di sini. Waktu itu belum ada Babel, saya sudah jadi Ketua Hikmi di Pangkalpinang. Saya tahu betul darah dan air mata perjalanan organisasi ini. Sekarang saya sudah kakek, sudah jadi ayah, wajib bagi saya menjaga adik-adik dan anak-anak saya di HIPMI ini,” tegas Hidayat di hadapan ratusan pengusaha muda.

 

Hidayat Arsani yang juga dikenal sebagai tokoh peduli UMKM, menekankan bahwa masa depan ekonomi Bangka Belitung ada di tangan generasi muda. Namun, ia mengingatkan agar pengusaha lokal tidak hanya bermain di zona nyaman.

 

Ia membocorkan peluang besar terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah dikoordinasikan bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia.

 

“WPR kita ada di Bangka Selatan, Bangka Tengah, dan Belitung. Luasnya 2.100 hektare. Kalau dihitung-hitung, potensi angkanya bisa mencapai Rp18 triliun! Saya berharap HIPMI hadir di tengah-tengah WPR ini. Jangan cuma jual pempek atau kue, harus berani main ekspor dan tambang,” cetusnya disambut tepuk tangan riuh.

 

 

Bukan Panglima namanya jika tidak bicara blak-blakan soal integritas. Hidayat mewanti-wanti para pengusaha muda untuk memegang teguh etika dan komitmen.

 

Ia menyentil fenomena “selingkuh” politik atau ketidaksolidan dalam berorganisasi yang sering merusak marwah daerah di tingkat nasional.

 

“Jangan memalukan Bangka Belitung. Kalau sudah komitmen A, ya A. Jangan ketuanya ke C, anak buahnya ke B. Solid itu adalah hati. Saya berhasil di dunia ini karena satu kata: Komitmen. Belajarlah dengan etika yang baik,” pesannya dengan nada tinggi namun kebapakan.

 

Mengakhiri sambutannya, Hidayat berharap HIPMI Babel dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong ekonomi dari sektor UMKM hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Ia juga meminta pengurus pusat untuk terus melirik potensi Babel, terutama dalam penguatan SDM dan permodalan.

 

“Sumber daya alam kita kaya sekali, tapi SDM kita butuh penguatan. Mari kita bangkitkan HIPMI Babel untuk Indonesia,” tutupnya.

 

Kegiatan Forbisda 2026 ini dihadiri oleh jajaran pengurus BPD HIPMI Babel, perwakilan perbankan, serta tokoh pengusaha nasional. Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan rebana oleh Hidayat Arsani didampingi para calon ketua umum dan fungsionaris HIPMI. (Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *