Fasilitasi Pemutaran ‘Suamiku Lukaku’, Senator Dinda Rembulan Dedikasikan Film untuk Perjuangan Perempuan

PANGKALPINANG, PERKARANEWS.COM — Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Pangkalpinang diwarnai dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Tepat pada Rabu (27/5), bioskop XXI Transmart Pangkalpinang diserbu ratusan penonton yang menghadiri pemutaran film bertajuk “Suamiku Lukaku”.

 

Film yang mengangkat realita kelam domestik ini mengisahkan perjuangan seorang istri yang bertahan selama 10 tahun di tengah pusaran KDRT. Tidak hanya mengalami trauma fisik, korban dalam sinematografi tersebut juga digambarkan mengalami kekerasan seksual secara berulang oleh pasangannya.

 

Bacaan Lainnya

Eksistensi film ini dinilai menjadi refleksi nyata sekaligus edukasi hukum dan sosial yang krusial, mengingat masih maraknya kaum perempuan yang terjebak menjadi korban dalam rumah tangga namun enggan atau takut bersuara.

 

Inisiasi pemutaran film “Suamiku Lukaku” ini difasilitasi langsung oleh Anggota DPD RI / Senator asal Bangka Belitung, Dinda Rembulan. Langkah nyata ini langsung mendapat respons masif dan apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat di Provinsi Bangka Belitung.

 

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, agenda nonton bareng (nobar) yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari ini terbagi ke dalam 4 sesi penayangan. Total jumlah penonton tercatat menembus angka 520 orang.

 

“Kehadiran film ini adalah bentuk dedikasi terhadap perjuangan para wanita yang sering kali menjadi korban kekerasan yang tak terlihat di dalam rumah tangga. Kita ingin membangun kesadaran bersama,” ujar pihak penyelenggara.

 

Pantauan di XXI Transmart Pangkalpinang menunjukkan bahwa penonton tidak hanya didominasi oleh kalangan remaja, melainkan juga dipadati oleh ibu-ibu rumah tangga serta delegasi dari berbagai organisasi perempuan di Bangka Belitung. Mereka berbondong-bondong memadati teater guna menyaksikan karya yang sarat akan pesan moral tersebut.

 

Kekuatan cerita film ini didukung oleh totalitas akting para pemeran papan atas tanah air, di antaranya Acha Septriasa, Baim Wong, Ayu Azhari, serta Madyasmuscus. Kombinasi akting yang solid dan relevansi isu dinilai berhasil menyentuh emosi sekaligus membuka mata publik Babel mengenai pentingnya perlindungan terhadap hak-hak perempuan. (TIM SMSI BANGKA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *