PANGKALPINANG MEMANAS! Tim “Merdeka” Calon Independen Dituding Otoriter, Intimidasi Wartawan, dan Tantang Duel!

PANGKALPINANG,PERKARANEWS.COM – Ada kesan “otoriter” yang kuat melekat pada “Tim Merdeka”, tim pemenangan salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang dari jalur independen.

Tim yang sedang berjuang dalam tahap verifikasi data dukungan untuk Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang ini, diduga melakukan serangkaian tindakan kontroversial yang memicu kecaman publik.

Tidak hanya dituding otoriter, Tim Merdeka juga dilaporkan telah melaporkan salah satu media dan wartawannya ke pihak berwajib. Laporan ini diduga terkait pemberitaan mengenai keluhan warga yang merasa identitas diri mereka dicatut sebagai dukungan pencalonan pasangan tersebut tanpa izin.

Sebelum laporan polisi dilayangkan, wartawan Okebos, Sudarsono, mengaku mengalami intimidasi dari Tim Merdeka. Intimidasi ini diduga sebagai respons atas pemberitaan mengenai kemarahan warga yang KTP-nya disalahgunakan.

Gaya intimidasi dan sikap arogan Tim Merdeka bahkan berujung pada ajakan duel, membuat mereka dicap sebagai “preman nasi bungkus” yang reaktif dan agresif.

Salah satu anggota Tim Merdeka, RA, pernah menghubungi wartawan Perkaranews dengan nada kasar dan menantang duel, hanya karena pemberitaan yang dianggap tidak menguntungkan. Padahal, berita tersebut bersumber dari pernyataan resmi Ketua KPU Pangkalpinang.

“Apa kenek ka ne (Apa mau mu,red), lah nua dak seneng (Sudah tidak suka,red), Yo dimana ka nek ku tunggu,” ungkap RA dengan nada tinggi, dalam percakapan yang direkam.

Wartawan Perkaranews, yang mengenal RA sebagai orang tua, memilih untuk tidak menggubris tantangan tersebut. Namun, gaya Tim Merdeka yang dinilai seperti “koboi tanpa kuda” dan cenderung menyelesaikan masalah dengan kekerasan, menimbulkan pertanyaan besar tentang kelayakan mereka untuk memimpin Pangkalpinang.

Sikap ini dianggap tidak mencerminkan adat istiadat Melayu Bangka Belitung yang menjunjung tinggi kesantunan dan musyawarah.

Tindakan Tim Merdeka ini menambah daftar kontroversi yang mengiringi proses pencalonan pasangan independen tersebut.

Masyarakat Pangkalpinang kini mempertanyakan integritas dan etika tim pemenangan dalam menjalankan proses demokrasi.

Pihak berwenang diharapkan segera turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan intimidasi dan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Tim Merdeka.(Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

69 Komentar

  1. Thanks on your marvelous posting! I certainly enjoyed reading it, you’re a great author.I will be sure to bookmark your blog and definitely will come back later on. I want to encourage you to ultimately continue your great posts, have a nice weekend!