BIKIN GEGER! Wacana Utang Pemprov Babel Ditolak Mentah DPRD, Didit Srigusjaya: Itu Bukan Pernyataan Gubernur!

PANGKALPINANG, PERKARANEWS.COM – Rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) untuk mengajukan utang daerah menjadi sorotan tajam dan langsung direspons keras oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya. Didit menegaskan bahwa wacana tersebut belum dapat ditanggapi sebelum adanya surat resmi yang masuk ke lembaga legislatif.

 

Ditemui awak media usai menghadiri Rapat Paripurna Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Babel, Didit dengan tegas menyatakan bahwa rencana utang daerah wajib mendapatkan persetujuan DPRD.

 

Bacaan Lainnya

“Itu baru wacana, dan selagi surat itu tidak sampai ke DPRD, ya kami tidak menganggapi,” ujar Didit di Pangkalpinang.

 

Didit menekankan pentingnya transparansi. Ia menilai jika rencana utang ini tidak sampai ke DPRD, itu berarti rakyat tidak mengetahui adanya utang yang akan ditanggung.

 

“Harus dong, harus lah, enggak bisa itu. Ngutang enggak tahu rakyat dong, kalau enggak sampai ke DPRD berarti ngutang enggak tahu rakyat,” tegasnya.

 

Politisi senior ini menambahkan bahwa DPRD siap mengkaji wacana tersebut jika sudah diajukan secara resmi. Namun, kajian ini akan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat Babel pernah memiliki pengalaman kurang menyenangkan terkait utang yang berpotensi mengganggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

 

“Jika nanti Bapak Gubernur sudah menyampaikan ke DPRD, baru kami bahas dan kami kaji untung rugi seperti apa. Karena kita sudah pernah mengalami,” ungkap Didit.

 

Alih-alih berutang, Didit menyarankan agar Pemprov lebih fokus menekan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

“Saran saya sebaiknya bagaimana kita pressure OPD-OPD itu untuk menaikkan PAD, itu aja dulu,” katanya, seraya menilai bahwa kebutuhan untuk berutang saat ini belum terlalu mendesak.

 

Menurut Didit, Bangka Belitung seharusnya masih mampu bertahan, dan menjadi kewajiban OPD serta Gubernur untuk mencari pendapatan tanpa harus mengandalkan utang.

 

Lebih lanjut, Didit Srigusjaya meluruskan sumber dari wacana utang yang telah menjadi pembicaraan publik. Ia mengklarifikasi bahwa rencana utang daerah tersebut bukanlah pernyataan resmi dari Gubernur secara langsung.

 

“Yang jelas begini, Bapak Gubernur itu huru-hara (isu) itu baru wacana. Dan itu sebenarnya bukan statement beliau loh, ya,” jelasnya.

 

Didit menyebutkan bahwa wacana tersebut muncul dari salah satu pejabat Pemprov yang menyampaikannya dalam sebuah acara.

 

“Pada saat ada acara, ada salah satu pejabat yang menyampaikan jika ingin berutang. Itu bukan statement beliau. Ya, itu baru wacana. Dan kedua, surat itu juga belum masuk ke DPRD, berarti kita tidak ada,” tutup Didit. (Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan ke https://marvelvsdc.faith/wiki/Weider_Prime_Testosterone_Support_120_Capsules Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 Komentar

  1. Hi there very nice website!! Man .. Beautiful .. Wonderful .. I’ll bookmark your blog and take the feeds additionally?KI am satisfied to search out so many useful information here in the post, we want develop more techniques in this regard, thanks for sharing. . . . . .