Inisiasi Ekonomi Berkelanjutan, Pemuda Pelopor IPR Dorong PT MSP Jadi ‘Bapak Asuh’ Proyek Dapur Mini di Perlang

PANGKALPINANG, PERKARANEWS.COM – Momentum bulan suci Ramadan 1447 H menjadi ajang krusial bagi masa depan pertambangan rakyat di Bangka Belitung. Dalam acara buka puasa bersama yang digelar di Hotel Aston Pangkalpinang, Rabu (11/3/2026), sebuah gagasan strategis mengenai Dapur Mini untuk pengelolaan timah mencuat ke permukaan.

 

Ketua SMSI Bangka yang juga merupakan Pemuda Pelopor Izin Pertambangan Rakyat (IPR) Desa Perlang, Ahmad Wahyudi, melontarkan usulan konkret kepada PT Mitra Stania Prima (MSP). Ia mendorong perusahaan tersebut untuk mengambil peran sebagai “Bapak Asuh” dalam pembiayaan ekosistem ekonomi berkelanjutan bagi para penambang rakyat.

 

Bacaan Lainnya

Wahyudi menegaskan bahwa pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) seluas 74 hektar di mana 4,9 hektar di antaranya sudah mengantongi izin harus dilakukan secara terintegrasi. Inti dari gagasan ini adalah pembangunan Dapur Mini di setiap desa penghasil timah.

 

“Sistemnya harus berkelanjutan. Mulai dari penambangan oleh masyarakat hingga pengelolaan di tempat melalui Dapur Mini. Tujuannya jelas, melebur pasir timah menjadi balok langsung di desa,” ujar Wahyudi di hadapan Komisaris Utama PT MSP, Harwendo Adityo Dewanto.

 

Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah pemanfaatan sumber daya manusia lokal. Wahyudi menyebut banyak warga lokal yang memiliki keahlian “kejurut” atau ahli teknik peleburan tradisional yang selama ini bergerak di bawah radar.

 

Pembangunan Dapur Mini dianggap sebagai langkah jitu untuk mengonversi aktivitas yang selama ini dianggap ilegal menjadi sektor formal yang berkontribusi pada industri global, khususnya kebutuhan pabrik elektronik.

 

“Banyak orang kami yang lihai membuat dapur. Selama ini barang keluar secara ilegal karena tidak ada wadahnya. Jika setiap desa punya Dapur Mini di bawah naungan Bapak (PT MSP), maka ini menjadi legal dan mampu menyuplai kebutuhan industri besar,” tambahnya. (Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar