CV TMR Bagi-bagi Beras 6 Ton dan Bantu Bangun Masjid Bukit Layang

BANGKA, PERKARANEWS.COM – Himbauan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani agar badan usaha peduli terhadap masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan yang digaungkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bangka Belitung ke-25 pekan lalu, mulai terealisasi.

 

Kali ini, CV. Tri Mitra Resources (TMR)–perusahaan tambang mitra PT Timah, Tbk yang beraktivitas di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka menunjukan komitmen sosialnya terhadap masyarakat dengan menyerahkan bantuan CSR berupa 6 ton beras dan bahan bangunan untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Shirothol Musthaqim Desa Bukit Layang.

 

Bacaan Lainnya

Perusahaan yang menambang di wilayah perkebunan kelapa sawit PT. Gunung Maras Lestari atau dikenal Kepala Burung itu menyerahkan bantuan dengan rincian 1200 kampil beras, 10.000 ribu keping batu bata merah, 1000 sak semen, serta 20 truk atau 80 kubik pasir bangunan.

 

“Enam ton beras merek 118 kemasan 5 Kg sudah dibagikan kepada kurang lebih 1.200 Kepala Keluarga (KK) yang ada di 4 dusun di Desa Bukit Layang. Bantuan CSR dari CV TMR ini merupakan bukti kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat,” kata Direktur CV. TMR, Jhon didampingi Bayu usai penyerahan beras di balai Desa Bukit Layang, Senin (24/11/2021).

 

Menurut Bayu, dengan penyerahan program CSR ini pihaknya telah menunaikan kewajiban sosial sebagaimana himbauan Gubernur Babel dalam rangkaian memperingati HUT Provinsi Babel ke-25 tahun.

 

“Kegiatan ini sebagai implementasi himbauan dari Pak Gubernur untuk menyalurkan CSR kepada masyarakat terdampak. Jadi selain beras kita juga membantu menyelesaikan pembangunan masjid desa berupa bahan bangunan sesuai usulan dari pihak desa maupun masyarakat,” jelasnya.

 

Diakui Bayu, CV TMR merupakan mitra PT Timah Tbk, yang memiliki Surat Perintah Kerja (SPK) atas IUP PT Timah di lahan Hak Guna Usaha PT GML di wilayah Desa Bukit Layang.

 

“Kalau untuk SPK, jelas ada dong Pak, tidak mungkin kita bekerja tanpa adanya surat perintah kerja dari PT Timah Tbk. Legalitas itu sangat penting bagi kami. Bahkan kami dapat informasi dari khalayak ramai, bahwa kami bekerja berdasarkan SPK sementara. Kami juga nggak mengerti, kok ada bahasa SPK sementara seperti itu dari luar sana,” tandas Bayu.

 

Ia tak menampik adanya informasi yang beredar, bahwa sebelumnya telah terjadi kisruh dari 7 desa seperti Mabat, Mangka, Sempan, Kimak, Kayu Besi, Puding Besar, dan Bakam terkait masyarakat yang ingin menambang.

 

“Saya rasa itu isu yang beredar beberapa waktu lalu. Saat ini saya rasa, masyarakat dari 7 desa itu sudah masuk ke blok-blok tambang yang mereka inginkan. Tidak ada larangan, atau batasan yang kita terapkan. Asalkan sesuai prosedur yang ditetapkan perusahaan kita dan sesuai mekanismenya. Yang jelas, perusahaan kita tidak pernah menghambat warga untuk menambang,” tuturnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Bukit Layang, Surono mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada CV TMR yang berkontribusi besar untuk masyarakat Desa Bukit Layang.

 

“Atas nama pemerintah desa serta warga masyarakat Bukit Layang, kami berterima kasih dan mengapresiasi komitmen serta kontribusi perusahaan atas wujud nyatanya maupun kepedulian sosial kepada warga masyarakat kita. Dengan adanya bantuan beras sebanyak 6 ton, tadi telah disalurkan kepada 1.200 KK. Setiap warga dapat 5 Kg beras dengan kualitas premium,”tukas Surono.

 

“Atas nama panitia pembangunan masjid, kami juga berterima kasih bantuannya yang telah disalurkan kepada masjid kami. Semoga ke depan kami harapkan CV TMR dapat lebih berkontribusi lagi kepada warga masyarakat di Bukit Layang,” tambahnya.

 

Disisi lain, Ketua BPD Bukit Layang, Teguh Arianto menjelaskan, Pemdes dan BPD banyak berterima kasih atas kontribusi dan langkah nyata yang ditunjukkan CV TMR untuk membantu masyarakat.

 

“Pembangunan masjid saat ini masih memerlukan banyak bantuan dari donatur. CV TMR, mereka tidak hanya melakukan aktivitas penambangan di Kepala Burung, tetapi memberikan dampak positifnya buat warga masyarakat kita. Inilah bukti nyata dari kehadiran CV TMR, mereka tidak mencari keuntungan semata namun peduli dan berkomitmen untuk berkontribusi buat kita,” tukasnya. (Rilis/Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar