Perpisahan Penuh Makna SD Negeri 1 Pangkalpinang, Antara Kebahagiaan dan Pelajaran Berharga

PANGKALPINANG,PERKARANEWS.COM– Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti acara perpisahan dan kelulusan siswa kelas VI SD Negeri 1 Pangkalpinang pada Senin (2/6). Sebanyak 75 siswa menantikan pengumuman kelulusan mereka dalam balutan kesederhanaan namun khidmat.

Pelepasan atribut sekolah bagi kelas 6 SDN 1 Pangkalpinag

Kepala Sekolah SD Negeri 1, Ishak, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh dari orang tua dan siswa. Acara yang mengusung tema “Teruskan Perjuanganmu untuk Raih Masa Depan, Diiringi Doa Orang Tua dan Guru” ini berlangsung meriah dengan berbagai penampilan dari siswa.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada pengurus Paguyuban yang telah memperjuangkan sehingga acara ini bisa terlaksana,” ujar Ishak.

Namun, di balik kegembiraan tersebut, Ishak tak menampik adanya sedikit kekecewaan terkait insiden laporan ke DPRD mengenai dugaan pungutan biaya perpisahan sebesar Rp300.000. Kejadian ini sempat membuat pihak sekolah dipanggil oleh Kepala Dinas Pendidikan.

Orang tua dan anak kelas 6 memunggu pengumuman kelulusan di panggung aula pentas seni  SD Negeri 1

“Kami sangat kecewa, kami merasa dilukai sebagai guru. Padahal jika dibicarakan baik-baik, kami selalu terbuka untuk komunikasi,” tegas Ishak.

Insiden tersebut, kata Ishak, berawal dari surat edaran dinas yang menganjurkan perpisahan digelar di sekolah secara sederhana, sesuai kemampuan masing-masing.
Pihak sekolah kemudian menyerahkan pengelolaan dana kepada Paguyuban, tanpa menetapkan nominal tertentu.

“Kami sekolah tidak pernah menetapkan nominal. Namun, tiba-tiba ada laporan yang sampai ke DPRD. Ini menjadi pembelajaran bagi kami, SD Negeri1 belum pernah terjadi seperti ini,” imbuhnya.

Akibat laporan tersebut, pihak sekolah sempat menghentikan rencana perpisahan. Namun, berkat kegigihan pengurus Paguyuban yang berhasil berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan, acara tetap diizinkan dengan syarat pengembalian uang yang telah terkumpul.

“Kami suruh balikan uangnya. Kami tidak menyalahkan siapapun, ini jadi pembelajaran bagi kita semua,” kata Ishak, yang disambut tepuk tangan hadirin.

Meski sempat diwarnai dinamika, semangat kebersamaan tetap menjadi kunci. Acara perpisahan kali ini menunjukkan kolaborasi apik antara orang tua dan siswa. Drama musikal, penampilan moderen dance hingga berbagai pertunjukan lain sebagian besar digarap dan ditampilkan oleh orang tua, berkolaborasi dengan siswa pemenang L2SN.

“Drama musikal asli orang tua yang melakukannya, band-nya juga orang tua. Selebihnya anak-anak pemenang L2SN yang tampil. Ini bukan masalah lagi, ini sudah menjadi pembelajaran,” ujar Ishak.

Ishak juga mengingatkan agar setiap permasalahan diselesaikan melalui komunikasi internal terlebih dahulu.

“Tradisi kita seperti itu, kalau ada permasalahan tolong sampaikan ke Kepala Sekolah, sampaikan ke Wali Kelas, nanti dulu melapornya ke DPR, nanti dulu melapornya ke Dinas. Kita ada solusi,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Ishak memaparkan visi dan misi SD Negeri 1 yang dikenal dengan jargon “Sedang Se-Rembung, Sedang Se-Juara”. Rembung sendiri merupakan akronim dari Religius, Empati, Mandiri, dan Berpikir.

“Kami unggul di mana? Di non-akademik dan akademik. Alhamdulillah sudah banyak prestasi yang ditoreh anak-anak kita,” tutur Ishak bangga.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik sekolah yang telah berusia 106 tahun dan memiliki sejarah panjang dalam mencetak prestasi.

“Harapan kami, brand nama sekolah kami jangan tercoreng oleh satu atau dua orang yang langsung melaporkan ke mana-mana,” tegasnya.

Pada pukul 10.00 WIB, secara simbolis akan dilakukan pengumuman kelulusan. Orang tua juga dapat membuka aplikasi untuk melihat hasil kelulusan putra-putri mereka.

“Selama enam tahun anak-anaknya dididik di SD 1, mungkin banyak dari guru kami yang melakukan kesalahan secara lisan. Kami mohon maaf,” pungkas Ishak.(Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan ke love2singles.com Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

79 Komentar