PANGKALPINANG, PERKARANEWS – Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang menggelar dialog tokoh agama dan masyarakat bersama Forum Kerukunan Umat Beragama di auditorium Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Pangkalpinang, Kamis (15/05).
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, S.Ag., M.H., didampingi Ketua FKUB Pangkalpinang, Drs. Kholil Mahfudz dengan mengusung tema, “Sinergitas Tokoh Agama dan Masyarakat Dalam Memperkuat Kerukunan di Kota Pangkalpinang” ini diikuti oleh 40 peserta perwakilan organisasi keagamaan se-kota Pangkalpinang.
Kasubbag Tata Usaha, Eyde Tusewijaya, S.E., M.M., selaku ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen untuk bersama menjaga dan merawat kerukunan di Kota Pangkalpinang. Menurutnya kegiatan ini bertujuan untuk membangun ruang komunikasi terbuka antara tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah dalam memperkuat pemahaman bersama terkait pentingnya kerukunan.
“Adanya kegiatan ini dapat membentuk kesadaran bersama bahwa kerukunan bukan hanya tanggungjawab pemerintah tetapi seluruh elemen masyarakat serta para tokoh agama dan masyarakat dapat berperan aktif dalam mendeteksi dini dan mediasi konflik di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Ia berharap dari kegiatan ini dapat terbangun kesepahaman bersama dari berbagai unsur, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi, maupun instansi pemerintah, mengenai pendekatan strategis dalam menjaga dan memperkuat kerukunan di masyarakat.
Sekaligus dapat mengidentifikasi peran-peran praktis dan fungsional yang dapat dijalankan masing-masing pihak dalam menjaga harmoni sosial, baik dalam konteks pencegahan konflik, penguatan komunikasi, maupun peningkatan kewaspadaan terhadap isu intoleransi.
Terlebih, lanjutnya, dengan adanya hubungan yang baik dengan selalu menjaga sinergitas, kondusifitas wilayah serta kerukunan antar umat beragama, maka hal itu dapat menjadi modal besar untuk memperkuat pembangunan daerah.
“Sinergitas antara tokoh agama dan masyarakat merupakan kunci penting dalam memperkuat kerukunan dan menciptakan suasana yang kondusif di masyarakat. Dengan bekerja sama, mereka dapat menciptakan lingkungan yang lebih damai, harmonis, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegas Eyde.
“Mengingat harmonisasi adalah kunci untuk menyatukan kekuatan agar menjadi lebih baik. Pembangunan tidak akan berhasil, tanpa adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat yang bersatu-padu dan rukun mewujudkan cita-cita bersama,” tutupnya.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari berbagai unsur yang memiliki peran dalam menjaga kerukunan, antara lain; Ketua PCNU Kota Pangkalpinang, Sekretaris Badan Kesbangpol Pangkalpinang, pengurus FKUB Pangkalpinang dan Satgaswil Densus 88 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Gema)












