Kejutan di Musda Golkar Pangkalpinang: Rina Tarol Ditunjuk Nakhodai Golkar Basel

PANGKALPINANG, PERKARANEWS.COM – Peta politik internal Partai Golkar di Bangka Belitung mendadak memanas. Meski genderang Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Bangka Selatan belum resmi ditabuh, sinyal kuat mengenai nakhoda baru telah terpancar jelas.

 

Ketua DPD Partai Golkar Bangka Belitung, Hidayat Arsani, secara terbuka memberikan mandat lisan kepada Rina Tarol untuk memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Bangka Selatan. Pernyataan mengejutkan ini terlontar di sela-sela pelaksanaan Musda ke-XI Partai Golkar Pangkalpinang, Senin (16/2/2026).

 

Bacaan Lainnya

Mekanisme Partai Tetap Jadi Acuan

Menanggapi “restu” yang sudah menjadi konsumsi publik tersebut, Rina Tarol menanggapi dengan tenang namun tegas. Baginya, perintah pimpinan adalah amanah yang harus dijaga, meski mekanisme organisasi tetap harus dihormati.

 

“Kita tunggu perintah Ketua DPD I, Pak. Musda kan punya mekanisme, Partai Golkar sangat menjunjung tinggi musyawarah mufakat. Insya Allah kita tunggu saja, semoga tidak berubah,” ujar Rina saat diwawancarai awak media.

 

 

Rina menegaskan bahwa sebagai kader, dirinya siap ditempatkan di garis depan pertempuran politik manapun sesuai instruksi ketua.

 

 

Kondisi Partai Golkar di Bangka Selatan memang sedang menjadi sorotan tajam atau “perkara” serius. Rina Tarol tidak menampik adanya degradasi perolehan suara yang cukup signifikan dalam beberapa periode terakhir.

 

Berdasarkan data internal, posisi Golkar di Bangka Selatan mengalami penurunan kursi yang drastis.

 

Pernah menduduki Posisi 1 (Juara). Turun ke peringkat 2, lalu merosot ke posisi 4. Saat ini tertahan di Posisi ke-7.

 

“Ya, semoga Golkar Bangka Selatan bisa bangkit lagi. Insya Allah bisa kembali ke atas (papan atas) kembali. Itu semangat awal saya. Saya yakin pasukan saya di sana masih solid dan berjalan,” tegasnya dengan nada optimistis.

 

Tantangan Berat Menanti

Dengan sisa waktu menuju kontestasi politik mendatang, Rina Tarol ditantang untuk merapikan barisan dan menyelesaikan berbagai dinamika internal di Bangka Selatan. Publik kini menanti, apakah “tangan dingin” Rina mampu mengembalikan kejayaan pohon beringin di Bumi Junjung Besaoh. (Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *