Gebrakan Prof Udin: Minta OPD Pemkot Pangkalpinang “Berpikir ala Yahudi” untuk Inovasi Ekonomi

PANGKALPINANG, PERKARANEWS.COM – Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin (yang akrab disapa Prof. Udin), memberikan arahan tajam dalam rapat koordinasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Dalam arahannya, Prof. Udin menekankan pentingnya perubahan fundamental pada pola pikir pegawai guna mengoptimalkan pelayanan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rabu,(11/2) ruang pertemuan Bapeda Litbang kota Pangkalpinang

 

Ada yang menarik dalam penyampaiannya, Prof. Udin menantang para pegawai untuk memiliki mentalitas inovasi yang out of the box. Ia mengutip filosofi keberhasilan yang cukup provokatif, yakni mengajak jajarannya untuk “berpikir seperti orang Yahudi” dalam konteks produktivitas dan pemecahan masalah.

 

Bacaan Lainnya

Prof. Udin menegaskan bahwa inovasi sejati lahir dari keberanian memikirkan sesuatu yang selama ini dianggap mustahil. Ia menganalogikan pentingnya detail-detail kecil dalam tata kelola yang sering terlupakan oleh birokrasi.

 

“Pikirkanlah hal-hal yang tidak mungkin, namun lakukanlah dengan cara-cara yang mungkin. Inovasi itu kadang berpikir hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. Kalau memikirkan yang sudah mungkin, itu tidak perlu dipikirkan lagi,” tegas Prof. Udin di hadapan para kepala OPD.

 

Ia mencontohkan visi besar untuk menjadikan kawasan seperti Kota Bintang sebagai daerah yang makmur dan sejahtera. Menurutnya, meski bagi sebagian orang terdengar mustahil, di situlah peran aparatur pemerintah untuk menjembatani antara idealisme dan realisme.

 

Selain mengutip pepatah kemajuan, Prof. Udin juga membekali pegawainya dengan “mantra” inovasi yang diadopsi dari pemikiran ilmuwan besar Al-Khawarizmi. Strategi ini ditujukan untuk mengatasi kebuntuan dalam menyelesaikan persoalan birokrasi yang kompleks.

 

“Jika ada persoalan besar, maka persoalan itu harus dipecah-pecahkan menjadi persoalan yang kecil. Kemudian selesaikanlah persoalan-persoalan kecil itu satu per satu,” jelasnya.

 

Menurutnya, banyak program pemerintah yang tidak selesai karena pegawai terlalu terpaku pada besarnya beban masalah. Dengan membagi masalah menjadi komponen-komponen kecil, solusi akan lebih mudah ditemukan dan dieksekusi secara nyata.

 

Arahan ini bukan sekadar retorika. Prof. Udin menuntut adanya dampak nyata pada tata kelola ekonomi dan peningkatan PAD. Ia menginginkan setiap OPD tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi memiliki sensitivitas terhadap peluang ekonomi yang ada di Kota Pangkalpinang.

 

Dengan memadukan strategi pemecahan masalah yang sistematis dan pola pikir yang berani, Prof. Udin optimis tata kelola pemerintahan Kota Pangkalpinang akan lebih adaptif dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. (Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *