PANGKALPINANG,PERKARANEWS-Pementasan teater dengan judul “Hilang Daratan”. Pentas drama teater ini menceritakan tentang dua orang yang terjebak di daratan sempit di dasar laut. Namun kedua orang tersebut berharap bisa kembali dan memperbaiki kehidupannya. Tapi apa daya harapan dan mimpi hanya menjadi sebuah penyesalan yang tidak bisa ditebus.
Saat diwawancara Sutadara teater “Hilang Daratan” David fernandez mengungkapkan konsep pementasan berbentuk panggung teater dengan tema Ekologi dan berdurasi 1 jam 20 menit.
“Kisah “Hilang Daratan” ini kami angkat dalam bentuk teater panggung menceritakan tentang dua orang yang terjebak di daratan sempit di dasar laut. Kedua orang tersebut berharap bisa kembali dan memperbaiki kehidupannya. Namun, harapan, mimpi, hanya menjadi sebuah penyesalan yang tidak bisa ditebus,”ungkapnya. Kamis,(12/12)
David juga menjelaskan persiapan sejak bulan september, mulai dari menulis naskah. menentukan team produksi dan casting sejak awal oktober.
“Pementasan teater “Hilang Daratan” kita dari Komunitas PARTLA dibentuk sejak tahun 2019 lalu dan melalui spirit keterlibatan secara aktif terhadap ekosistem seni terutama di kota pangkalpinang,”ujarnya
Ia juga menyebutkan pada proses ini mereka tidak terlibat dengan instansi pemerintahan dan ini adalah pertunjukan tunggal pertama dari karya ke 9 Partla.
“Pementasan “Hilang Daratan” menggunakan konsep panggung teater arena. Meletakkan panggung di tengah penonton pertunjukan yang akan dilaksanakan di Gedung Pati Wangka Pangkalpinang,”pungkasnya.(Yuko)
Военные тепловизоры разработаны для работы в сложных климатических
условиях.
Stop by my blog post; купить тепловизоры для охоты (itfactory.nowmd.co.kr)