Kampus Merdeka UBB Gelar Kelas Internasional Dengan Narsum Dari Mahasiswa S3 Jepang

BANGKA,Perkaranews.com-Kampus Universitas Bangka Belitung dengan tagline Unggul Profesional Berdaya Saing melaksanakan program Kampus Merdeka dengan melakukan pertemuan kelas internasional berkolaborasi dengan narasumber Mahasiswa S3 Jepang Kazuyo Futaesaku dengan tema Riset Pariwisata Jepang Masa Pandemi Covid 19 di Gedung Babel III Fakultas Ekonomi.

Pertemuan dan tatap muka langsung di kelas S2 Magister Managemen pada Sabtu (05/11/2022) ini dihadiri oleh 18 mahasiswa secara offline dan 4 mahasiswa secara online. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor 1 Doktor Nizwan Zukhri SE, MM dan Doktor Reniati SE, M.Si Kaprodi Magister Managemen Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung atau UBB

Kazuyo Futuesaku memaparkan tentang Pariwisata di Jepang mengalami penurunan drastis pada masa pandemi Covid 19. “Salah satu yang menjadi faktor utama peningkatan sektor Pariwisata adalah kesiapan infrastruktur untuk keamanan dan kenyamanan wisatawan”, jelasnya

Miss Kayuzo juga menceritakan bahwa beliau sangat tertarik dengan keunikan budaya di Bangka Belitung dengan akulturasi budaya terutama Melayu dan Tionghoa yang damai dan berdampingan di Bangka Belitung. “Budaya Melayu dan Tionghoa dan beberapa etnis lainnya hidup berdampingan dan damai, dan kadang ada percampuran secara pernikahan dan aktifitas sosial lainnya menjadi daya tarik tersendiri dunia Pariwisata di Bangka Belitung”, pungkasnya.

Dalam pertemuan dan interaksi langsung dengan Mahasiswa, Kazuyo juga mengatakan bahwa wisata Kota Pusaka, wisata sejarah di Kota Muntok Bangka Barat juga harus menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik. “Kami orang Jepang dan wisatawan dari belahan dunia lain, sangat suka dengan sejarah” tambahnya.

Wisata alam, pantai-pantai juga menjadi sektor pendorong Pariwisata di Bangka Belitung, seperti Tanjung Tinggi Tanjung Binga, dan beberapa pantai lain di Pulau Belitung.

Kegiatan kelas internasional Magister Managemen UBB ini juga diisi dengan penyerahan cinderamata kain cual oleh Buk Reniati, Pak Nizwan dan wakil dari mahasiswa Pak Evan Zovinul sebagai moderator.

Buk Reniati juga mengatakan bahwa kain cual adalah kain khas Bangka Belitung yang memiliki berbagai corak dan warna yang melambangkan kerukunan dan keharmonisan etnis dan suku yang berada di Pulau Bangka.

“Kegiatan kelas internasional ini untuk meningkatkan daya saing dan pengalaman mahasiswa S2 Magister Managemen terutama dalam bidang pariwisata”, tutup Buk Reniati.(Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *