Putusan Sidang Pidana Penganiayaan Mantan Istri: Pelaku Divonis 6 Bulan Masa Percobaan, Korban Kecewa dan Menolak Putusan

PANGKALPINANG, PERKARANEWS.COM – Sungguh malang nasib seorang ibu rumah tangga dua anak di Pangkalpinang. Setelah sebelumnya bercerai dari suaminya akibat Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kini sang mantan suami kembali berulah. Peristiwa penganiayaan terhadap mantan istri ini berakhir dengan vonis ringan dari Majelis Hakim.

 

Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang pada 10 Desember 2025 telah resmi memutus perkara pidana penganiayaan dengan terdakwa YF, seorang karyawan Rumah Sehat Baznas Timah Pangkalpinang, terhadap mantan istrinya, RSD. Dalam sidang terbuka untuk umum tersebut, Majelis Hakim menjatuhkan vonis 6 bulan masa percobaan.

 

Bacaan Lainnya

Dengan putusan ini, terdakwa YF tidak perlu menjalani hukuman kurungan badan, kecuali jika ia mengulangi perbuatannya dalam masa percobaan yang ditetapkan.

 

Peristiwa pidana penganiayaan ini terjadi di tengah proses sengketa pembagian harta gono-gini antara keduanya, yang telah diputus secara inkrah di Pengadilan Agama Pangkalpinang dengan Putusan No.124/Pdt.G/2025/PA.Pkp.

 

Putusan yang dibacakan di PN Pangkalpinang ini sontak mendapatkan reaksi keberatan dari pihak korban. Korban RSD menilai hukuman yang dijatuhkan terhadap mantan suaminya tersebut terlalu ringan dan tidak sebanding dengan beratnya dampak fisik maupun psikologis yang ia derita akibat penganiayaan tersebut.

 

Meskipun Majelis Hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penganiayaan sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), adanya faktor yang meringankan menjadi dasar hukuman masa percobaan. Faktor tersebut antara lain karena terdakwa bersikap kooperatif selama persidangan dan belum pernah dihukum sebelumnya.

 

Usai persidangan, korban RSD menyampaikan kekecewaannya secara terbuka.

 

“Putusan ini tidak memberikan efek jera sama sekali. Apa yang saya alami tidak sebanding dengan hukuman yang diberikan. Saya merasa tidak ada keadilan,” ujar korban.

 

 

Menyikapi vonis yang dianggap tidak memenuhi rasa keadilan, pihak korban menyatakan rencana untuk menempuh upaya hukum banding sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diambil sebagai penegasan bahwa putusan hakim dianggap tidak proporsional bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

 

Kasus penganiayaan di Pangkalpinang ini kembali menyoroti isu penegakan hukum terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan, di mana seringkali pelaku dinilai mendapatkan vonis yang terlalu ringan dibandingkan dampak penderitaan yang dialami oleh korban. Penegakan hukum yang berpihak pada korban kekerasan menjadi harapan utama masyarakat dan pegiat perempuan. (Yuko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3,125 Komentar

  1. Quietly the writers approach to the topic differs from the dominant takes I have been encountering, and a stop at frostpetalemporium extended that distinctive approach, content that maintains a different perspective without explicitly arguing against the dominant ones is content with confident editorial identity and this site has that confidence throughout pieces.

  2. Surprisingly good post. I really found your primary webpage and additionally wanted to suggest that have essentially enjoyed searching your website blog posts. Whatever the case I’ll always be subscribing to your entire supply and I hope you jot down ever again soon!

  3. Probably the best thing I have read on this topic in the past month, and a stop at frostpetalstore extended that ranking, the casual ranking of recent reading is informal but real and this site has been winning those rankings for me on this topic specifically over the last several weeks of regular reading sessions.

  4. It sounds like you’re creating problems yourself by defining this as such a comprehensive, almost unknowable problem. Isn’t that self-defeating?

  5. Покупка шаблона Аспро Курорт — быстрый старт для сайта базы отдыха, гостиницы, санатория или отеля на 1С-Битрикс. Переходите по запросу цена Аспро Курорт 2.0. Готовое решение с современным дизайном, адаптацией под мобильные устройства, удобным каталогом услуг и модулем бронирования. Поможем подобрать версию, оформить лицензию, установить и настроить шаблон под ваш проект.

  6. Hi, possibly i’m being a little off topic here, but I was browsing your site and it looks stimulating. I’m writing a blog and trying to make it look neat, but everytime I touch it I mess something up. Did you design the blog yourself?

  7. Юрист для беременных — это профессиональная поддержка в вопросах пособий, декретных выплат и трудовых гарантий. Переходите по запросу юридические услуги по делам беременности. Поможем оформить документы, защитим ваши права при спорах с работодателем или госорганами, проконсультируем по всем юридическим нюансам. Обеспечим спокойствие и уверенность в период ожидания малыша.

  8. При длительном запое в организме накапливаются вредные токсины, что ведёт к нарушениям работы сердца, печени, почек и других жизненно важных органов. Чем быстрее начинается терапия, тем выше шансы избежать серьёзных осложнений и обеспечить качественное восстановление. Метод капельничного лечения позволяет оперативно начать детоксикацию, что особенно важно для спасения жизни и предупреждения хронических последствий злоупотребления алкоголем.
    Подробнее тут – капельницу от запоя тюмень

  9. Вывод из запоя в Рязани — это комплексная медицинская услуга, направленная на устранение интоксикации, стабилизацию состояния пациента и предотвращение рецидива алкогольной зависимости. Методики подбираются индивидуально с учётом анамнеза, длительности запойного состояния, наличия сопутствующих заболеваний и психоэмоционального фона. Процедура осуществляется под контролем опытных врачей-наркологов с применением сертифицированных препаратов и оборудования.
    Подробнее тут – http://vyvod-iz-zapoya-v-ryazani12.ru